28 Mar 2011

tour guide

pak cik X:excuse me, sir, ma'am.., do you want someone to guide u?
I can explain you in details about this palace..

Y :how much should i pay you?

pak cik X:Rs 350

(haah! dah la nak masuk kena bayar Rs 200, x 3 dah 600, tempe bayar Rs 20 je sorang..mahal! ) =murmuring in BM so that he won't understand.
tapi NAK TAHU...

Y: Okay sir.Please show us the way.

mysore palace

Sedang termengah-mengah menghabiskan lawatan bersejarah bersama famili di Mysore, tiba-tiba minda diketuk dengan pernyataan abah..
"kalau kita tak ambil tour guide tadi, mesti kita tak tahu benda-benda kecil kat dalam istana tu tadi"
tambah ummi
"betul, tak perasan pun gambar 3D yang mengekori pandangan kita"
"oh, sangat betul, tak tahu pun dibuat daripada emas ke ape, semua nampak oren-oren ja. kalau masuk sendiri, sepuloh minit dah habis, pastu nanti bising-bising bayar mahal tapi tak dapat apa-apa.."-monolog saya sendirian yang masih 'terkejut' dengan harga tiket masuk tadi..

Apa yang tersentuhnya?
Kehadiran 'tour guide' membantu perjalanan, dia menunjukkan arah, dia menceritakan sejarah ,dia menerangkan maklumat secara terperinci & akhirnya kita peroleh sesuatu..Dalam kehidupan ini, sama juga seperti kita pergi merantau, kita pergi berziarah, melawat, melancong dan yang sama waktu dengannya yang mana kita tak tahu dengan jelas perihal tempat yang kita lawati..
Allah, tuhan yang mencipta kita tidak meninggalkan kita tanpa panduan untuk menyelusuri kehidupan yang misteri ini. Dibekalkan kita AL-QURAN agar kita tahu.. agar kita faham..

Pada Al quran itu.. ada tujuan kenapa kita diciptakan

Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia
melainkan supaya mereka menyembah-Ku. 51:56


Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat:
"Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi".
Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah)
di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya
dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih
dengan memuji Engkau dan menyucikan Engkau?" Tuhan berfirman:
"Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui".2;30

Pada Al Quran itu.. Allah ceritakan kenikmatan syurga dan kedahsyatan neraka

Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka
yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan
surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya.
Setiap mereka diberi rezeki buah-buahan dalam surga-surga itu,
mereka mengatakan: "Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu."
Mereka diberi buah-buahan yang serupa dan
untuk mereka di dalamnya ada istri-istri yang suci
dan mereka kekal di dalamnya.2;25

Pada Al Quran itu.. Allah bongkarkan kisah-kisah manusia dulu

Dan itulah (kisah) kaum Ad yang mengingkari
tanda-tanda kekuasaan Tuhan mereka,
dan mendurhakai rasul-rasul Allah
dan mereka menuruti perintah semua penguasa yang
sewenang-wenang lagi menentang (kebenaran).11;59


Pada Al-Quran itu.. Allah ingatkan hambanya yang leka

Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah,
lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada diri mereka sendiri.
Mereka itulah orang-orang yang fasik.59;19

Pada Al Quran itu.. Allah ajarkan cara berhubung dengan manusia

Dan jika ada dua golongan dari orang-orang mukmin berperang
maka damaikanlah antara keduanya.
Jika salah satu dari kedua golongan itu berbuat aniaya
terhadap golongan yang lain maka
perangilah golongan yang berbuat aniaya itu
sehingga golongan itu kembali kepada perintah Allah;
jika golongan itu telah kembali (kepada perintah Allah),
maka damaikanlah antara keduanya dengan adil dan berlaku adillah.
Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil.49.9

Pada Al Quran itu.. Allah ceritakan asal usul manusia, alam

Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan
manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah.23;12

Pada Al Quran itu ada banyak perkara yang tak tertulis di sini..
sedangkan sekecil-kecil perkara juga diajarkan Allah kepada kita..
(Pada Al Quran itu juga ada diajarkan cara membuat nasi lemak yang sedap;) -ada yang nak bagi ayatnya??)

Apatah lagi perkara-perkara besar yang Allah ingin ingatkan hamba yang dikasihiNya.
Al Quran it bukan hanya sebagai alunan untuk dipertandingkan , bukan hanya bacaan pelindung diri.. Tapi itu adalah Qalam Allah yang mengajar hambaNya bagaimana untuk menjalani hidup ini dengan baik. Al Quran itu adalah manual kehidupan kita.
Siapa yang lebih mengetahui tentang ciptaannya melainkan Penciptanya?
Hidup tanpa matlamat & panduan memandu ke arah kesesatan dan kita tak akan sedar dengan kenikmatan atau pengajaran yang Allah ingin sampaikan dalam perjalanan hidup ini.

Bacalah Al Quran..
Tadabburlah (baca dengan makna) agar kita faham apa yang Allah sampaikan..
Moga kita tidak sesat dalam perjalanan kehidupan ini tanpa merujuk panduan yang dikurniakan..


Moga Allah menjadikan diri kita sentiasa dekat dengan QalamNya..
Dialah yang Maha Mengetahui tentang keadaan hambaNya..


*terima kasih ummi & abah atas ziarah... moga ikatan kasih ini kekal di akhirat sana..(baru lepas 2 minggu, dah rindu balik ;( ) Terima kasih buat abang juga atas bekalan sebeg penuh..paling suka 'buku-buku' banyak...

28 Feb 2011

peringatan daripadaNya..

lihatlah pada alam, padanya terzahir kekuasaanNya..
lihatlah pada diri, moga semakin dekat denganNya..

Tidakkah kamu memperhatikan bahwa sesungguhnya kapal itu berlayar di laut dengan nikmat Allah, supaya diperlihatkan-Nya kepadamu sebagian dari tanda-tanda (kekuasaan) -Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi semua orang yang sangat sabar lagi banyak bersyukur.

Dan apabila mereka dilamun ombak yang besar seperti gunung, mereka menyeru Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai di daratan, lalu sebagian mereka tetap menempuh jalan yang lurus. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami selain orang-orang yang tidak setia lagi ingkar.

Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu dan takutilah suatu hari yang (pada hari itu) seorang bapak tidak dapat menolong anaknya dan seorang anak tidak dapat (pula) menolong bapaknya sedikit pun. Sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka janganlah sekali-kali kehidupan dunia memperdayakan kamu, dan jangan (pula) penipu (syaitan) memperdayakan kamu dalam (menaati) Allah.

Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat; dan Dia-lah Yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.

Surah Luqman;31:31

18 Jan 2011

kain putih....

anak-anak itu dilahirkan bagaikan kain putih,Ibu bapalah yang mencoraknya..”

Setelah hampir lebih sebulan posting O&G untuk yang kali kedua +15 hari tahun lepas untuk yang pertama, barulah kini berhasil untuk menitipkan sesuatu yang dipelajari.Walhal sewajarnya dari awal lagi,kerana di situ tempatnya di mana permulaan kehidupan seorang insan di dunia ini.

Posting kali kedua ini lebih menarik. (kenapa, sebab boleh ‘buat kerja’ sendiri..tak perlu nak mendengar sahaja presentation PGs yang x berapa nk faham seperti yang pertama dulu.)

Posting kali kedua ini lebih seronok..

Kenapa?

1) buat pertama kalinya menyaksikan kelahiran seorang bayi secara normal di India..

(Full term normal delivery)

MasyaAllah, betapa getirnya saat itu, apabila melihat ‘amma’ menahan kesakitan untuk melahirkan. Barisan jururawat yang siap sedia tidak putus-putus memberi sokongan .

“biki amma, biki”(push amma..)

Yang kami pemerhati ini, memercik juga peluh di dahi.Apatah lagi apabila ‘episotomy’(vagina digunting untuk memberi laluan keluar yang lebih selesa kepada bayi ;) ) dilaksanakan

Kalimah ALLAH yang dilafazkan oleh amma menambahkan getaran di jiwa.betapa di saat ini manusia akan kembali kepada fitrah bertuhan.

Alhamdullilah dalam sela masa yang tak berapa lama, amma selamat melahirkan bayinya,(girl, 1.9kg, cried at birth).Barisan jururawat yang berjuang tadi lantas menarik nafas lega dan meninggalkan katil pesakit. Alhamdulillah, kami juga turut gembira. Tangisan bayi itu menggetarkan.

Ya, saat ini saya teringat seseorang, seseorang yang mungkin mengalami kesakitan yang lebih lagi,yang mungkin perasaannya lebih berdebar lagi .. dia ummiku.

Sewaktu proses mencuci vagina & menjahit, amma itu kelihatan lebih sakit.pada saat ini jururawat2 telah tiada, tinggal dua orang doctor sahaja yang sedang menjahit-jahit.

Amma itu kesakitan yang teramat, memandangkan saya berada bersebelahan dengan katil & dengan sukarela (atas desakan & sokongan batchmates), saya cuba memegang dan menenangkan amma,

MasyaAllah genggamannya sangat kuat.dia sangat sakit. Saya teringat ummi lagi.

Saya nak cakap pada amma.. “bersabar amma, i’Allah tahan sikit je lagi, bykkan ingat ALLAH”.. tapi saya tak tahu bahasa tempatan.. .Saya hanya senyum padanya, dan melihat amma kembali senyum pada saya apabila amplitude kesakitanyya tidak begitu tinggi..itu membahagiakan.

Apa yang mampu saya lakukan hanyalah mengusapnya dan berdoa agar Allah ringankan kesakitannya..

2)buat pertama kalinya melihat ultrasound (scan baby-3 months).

MasyaAllah, eh comelnya.. itu persepsi pertama, kerana sebaik sahaja imej terpancar bayi(fetus) itu sedang bergerak-gerak dan tangannya digerakkan mendekati mulut(seolah-olah aksi baby menghisap jari).Denyutan jantungnya pantas..

Persepsi kedua-theory part..




Bayi itu kelak akan lahir laksana kain putih.dan ibu bapalah yang akan mencorak dan mewarnakannya.

Terlalu kerap kita mendengar ungkapan ‘anak umpama kain putih, ibu bapa adalah pencoraknya’. Begitu juga ungkapan lama seperti ‘bapa borek anak rintik’, ‘bagaimana acuan begitulah kuihnya´, ´bagaimana contoh begitulah gubahannya´, dan banyak lagi. Ungkapan pepatah dan peribahasa lama ini dengan jelas menyatakan bahawa bagaimana kita mendidik si cilik, begitulah nanti dewasanya si cilik dengan didikan kita.
Ungkapan itu juga menjelaskan betapa didikan yang pelbagai untuk anak-anak bakal memanusiakan mereka atau menjadikan mereka bukan manusia. Istilah memanusiakan anak-anak memerlukan kefahaman yang tinggi bukan sahaja dari sudut material malahan paling penting kefahaman dari aspek mental.

Rasulullah s.a.w pernah bersabda; “Tahukah engkau siapakah yang mandul?”

Para sahabat menjawab; “ Orang yang mandul ialah orang yang tidak mempunyai anak.”

Lalu Rasulullah s.a.w berkata ; Orang yang mandul ialah orang yang mempunyai banyak anak tetapi anak-anaknya tidak memberi manfaat kepadanya sesudah ia meninggal dunia.”

Meninjau kisah Imam Abu Hanifah (Hanafi An Nu’man), seseorang pernah bertanya kepada bapa Imam Abu Hanifah. “Tuan, bagaimanakah tuan mendidik Hanafi sehingga begini istimewa jadinya?". Jawab bapa Imam Abu Hanifah “Aku didik Hanafi 40 tahun sebelum dia dilahirkan.

Ini bermakna, bapa Imam Hanifah telah menyiapkan dirinya yang terbaik agar anak yang dilahirkan kelak mewarisi kebaikan dan akhlaknya. Hal ini harus dipandang berat oleh ibu bapa masa kini yang beranggapan bahawa pertalian mereka dan anak-anak hanya atas dasar pertalian darah semata.Sebenarnya ia lebih dari itu.

Peranan Ibu Bapa

Setiap insan yang berpasangan pasti mengimpikan agar dikurniakan anak-anak bukan sahaja sebagai penyeri rumah tangga malah terlebih tepat sebagai penyambung zuriat dan keturunan. Menyedari hakikat ibu bapa sebagai pemegang amanah, mereka harus memainkan peranan dengan baik dan konsisten.

Terdapat pelbagai jenis buku ditulis bagi memberi panduan kepada ibu bapa dalam menghadapi dunia keibubapaan. Tidak terlupakan juga banyak bengkel dan seminar-seminar diadakan untuk ibu bapa menangani konflik dalam penjagaan anak-anak bagi membantu ibu bapa memainkan peranan sebaiknya dalam usaha memanusiakan anak-anak mereka.

Al-Quran sendiri memainkan tanggungjawab yang besar dalam mengingatkan ibu bapa tentang peranan mereka mendidik anak. Begitu juga peranan anak terhadap ibu bapa serta hubungan baik sesama manusia.

Saya tak berniat nak memberi ceramah kekeluargaan di sini, Sememangnya saya tak layak apatah lagi berpengalaman.Namun, apa yang terlintas di fikiran ketika kedua-dua pengalaman di posting, begitulah.. bagaimana kelak bayi-bayi ini setelah kelahiran, setelah dewasa..?

Persediaan mendidik anak bukanlah hanya bermula sejak isteri anda @ anda disahkan positif urine pregnancy test..tetapi sebelum itu lagi. Ketika anda memilih pasangan.malah sebelum itu lagi. Bagaimana anda mengimpikan ‘baitul muslim’(keluarga) tanpa adanya ‘muslim’ itu.. persediaan diri anda sendiri.

Bagaimana kefahaman anda terhadap Islam? Bagaimana pengambilan daripada Islam sebagai cara hidup, separuh atau sepenuhnya??

Jika masih belum mengerti..usah bermain dengan api.

Jika niat anda ingin ber’kahwin’ ,ber’cinta’ dan yang sewaktu dengannya tanpa kefahaman & persediaan , anda masih belum serius.

"Setiap anak dilahirkan secara fitrah, kedua-dua ibu bapanya yang menjadikannya Yahudi, Nasrani atau Majusi."

(Hadis riwayat Bukhari dan Muslim)

>> di kesempatan ini,ingin menghadiahkan penghargaan yang tak terhingga buat ummi& abah, yang telah mencorak kami adik beradik dengan corak terindah dan warna teristimewa di bawah lembayung petunjuk dan rahmatNya.. tiada kata setanding yang mampu dituturkan.. Jazakumullahu khairan jaza

>>untuk anda yang merancang untuk berkahwin, bersedialah..

>>kata-kata yang ditulis dengan italic telah diekstrak daripada page ini..bolehlah buat bacaan penuh jika berminat ;)